New York-Tak mau kalah dengan produsen otomotif Jepang, raksasa otomotif Amerika Serikat (AS) General Motors (GM) merilis robotnya yang merupakan proyek kerjasama dengan badan antariksa AS, NASA, yang diberi nama R1 dan R2, baru-baru ini.
R1 dan R2 bukanlah Autobots seperti di film trilogi Transformers yang bisa berubah dari mobil menjadi robot. Malah robot ini akan mengerjakan sesuatu yang paling berbahaya bagi manusia.
Untuk memaksimalkan kinerja mereka, robot tersebut dilengkapi dengan tangan canggih yang bisa bergerak dan menggenggam seperti layaknya tangan manusia biasa. Robot ini dapat bekerja di bumi maupun di luar angkasa.
"Robot ini menjadi proyek yang menjanjikan dan kami sangat gembira jika nantinya eksplorasi antara mausia dan robot bisa berjalan dengan baik," ujar Associate Administrator for the Exploration Systems Mission Directorate NASA Doug Cooke.
Sementara itu, Vice President for Global Research and Development GM Alan Taub mengatakan bahwa teknologi adalah untuk mobil yang lebih aman. "Ketika berbicara mengenai kendaraan masa depan, teknologi canggih meliputi kontrol dan sensor bisa dijadikan sebagai sistem keamanan yang lebih aman untuk sebuah kendaraan. Kerjasama dalam mengembangkan robot mutakhir akan membuat kehidupan manusia lebih aman dan lebih baik," ujarnya.